• Salisbury posted an update 5 days, 12 hours ago

    Indonesia jelas terkenal dengan keberagamannya. Mulai dari bahasa, suku adat istiadat, musik, kuliner, hingga kepercayaan. Indonesia sendiri mempunyai 5 agama yang diakui, tetapi mayoritas penduduknya memeluk agama Islam. Ya, Indonesia sendiri dapat dibilang jadi salah satu negara dengan jumlah pemeluk agama Islam yang terbanyak. Islam sendiri tentunya mengalami persebaran di Indonesia dalam waktu yang cukup lama. Dalam sejarah persebaran agama Islam di Indonesia, pastinya kita tak asing dengan sejarah walisongo. Walisongo yang berarti sembilan wali ini adalah sebagian wali yang mempunyai peran penting dalam menyebarkan agama Islam terutamanya di Pulau Jawa. Merekalah yang menyajikan Islam terhadap masyarakat Indonesia di masa lampau dan mengajak mereka untuk memeluk agama Islam. Pada peluang kali ini kita akan membahas sebagian wali yang termasuk Walisongo.

    Yang pertama yakni Sunan Gresik. Sunan Gresik sendiri dapat dibilang sebagai wali pertama yang menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Mempunyai nama orisinil Maulana Malik Ibrahim, Sunan Gresik sendiri bukanlah orang Jawa. Sebagian sumber tentunya memberikan jawaban yang berbeda, akan namun seluruh mengatakan jika beliau bukanlah orang Indonesia. Dalam menyebarkan agama Islam di Jawa sendiri, Sunan Gresik memiliki beberapa taktik. Beliau diketahui sebagai orang pertama yang membangun pondok pesantren yang nantinya akan menjadikan guru agama dan menolong menyebarkan agama Islam. Lalu beliau sendiri juga dekat dengan masyarakat dan memberikan kesan yang lemah lembut dan sopan.
    sikoplak , beliau juga mengajarkan pertanian kepada masyarakat dan menjadi tabib.

    Lalu wali kedua yang juga familiar di sejarah walisongo adalah Sunan Kalijaga. Mempunyai nama orisinil Raden Mas Said, masa muda beliau terbukti dilalui secara gelap. Beliau pernah menjadi perampok yang akan memberikan hasil rampoknya terhadap masyarakat yang membutuhkan. Akan melainkan, beliau disadarkan dikala akan merampok Sunan Bonang dan mulai menjadi muridnya. Sunan Kalijaga sendiri dapat dibilang unik dalam menyebarkan agama Islam. Beliau mencoba untuk menghargai budaya lokal dan menjalankan dakwah secara bertahap. Beliau lebih menekankan dakwah via kesenian seperti wayang, seni ukir, nyanyian, dan juga gamelan. Nyanyian Lir Ilir dan Gundul-gundul Pacul sendiri diandalkan sebagai buatan beliau.

    Yang selanjutnya merupakan Sunan Kudus. Bernama absah Sayyid Ja’far Shadiq, beliau dipercaya berasal dari Palestina. Sunan Kudus sendiri diketahui banyak bersekolah dengan Sunan Kalijaga. Maka tidak heran bila jalan dakwah yang diambil beliau tak jauh berbeda dengan Sunan Kalijaga. Beliau sendiri mengedepankan toleransi terhadap kultur setempat. Tak heran, beliau menerima simpati dari masyarakat setempat. Langkah akulturasi ini tentunya berhasil dalam menarik jumlah pemeluk Islam di daerah tersebut. Salah satu peninggalan beliau yang terkenal merupakan Masjid Menara Kudus yang bergaya unik dan menjadi ikon di kota Kudus.

    Itulah tadi cerita sebagian wali yang ikut serta menyebarkan agama Islam di pulau Jawa. Dengan mempelajari sejarah walisongo, tentunya semakin membuat kita paham bila pengorbanan mereka dalam menyebarkan agama Islam di Indonesia patut kita teladani.